Minggu, 28 Februari 2016

Begitu menyentuh..

Sudah pernah aku dengar kisah ini, bahkan sudah beberapa kali aku baca 
untaian kalimat ini. 
Tapi sungguh setiap kali membacanya, mataku berkaca-kaca, 
Padahal hanya membaca. 


Tak terbayangkan bagaimana perasaan seorang Abu Bakar dengan hati yang tulus melakukan satu hal yang rutin dilakukan oleh Rasul yaitu memberi makan kepada seorang pengemis buta yahudi. Namun pengemis tersebut menyadari bahwa orang yang kali ini memberinya makan adalah orang yang berbeda. Betapa sakitnya perasaan Abu Bakar tersebut ketika beliau menjelaskan kepada pengemis itu bahwa yang biasa memberinya makan adalah sahabatnya yang sudah meninggal.

Disisi lain seorang pengemis yahudi itu pun pasti merasakan rasa sakit yang sama, ternyata seseorang yang selalu memberinya makan selama ini bahkan sampai menyuapinya adalah seseorang yang selalu dia hina dan caci maki. Pasti dia sangat kaget dan sangat menyesal. Dia tidak menyadari bahwa selama ini dia telah berbuat salah. Tapi setidaknya pengemis itu pada akhirnya menjadi seorang muslim, walaupun dia terlambat menyadari kasih sayang seseorang dan baru menyadarinya setelah orang tersebut tiada.


Penggalan cerita ini luar biasa menyentuh bagi saya...

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...